google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0,DIRECT
Berita

Sekda Ketapang Hadiri Penutupan Pekan Budaya Madura 2025

×

Sekda Ketapang Hadiri Penutupan Pekan Budaya Madura 2025

Sebarkan artikel ini

Ketapang

HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Mewakili Bupati Ketapang Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, S.Sos.,M.Si menutup resmi Pekan Budaya Madura Tahun 2025, Sabtu (29/11/2025) malam, di Balai Sungai Kedang Ketapang.

Kegiatan yang digelar Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kabupaten Ketapang ini berlangsung selama lima hari ini berjalan lancar dan sukses.

Scroll untuk baca artikel

Dihadiri Forkopimda Ketapang, Ketua IKBM Provinsi Kalbar, Staff Ahli Bupati, Ketua IKBM Ketapang dan pengurus serta undangan lainnya.

Membacakan sambutan tertulis Bupati Ketapang, Sekda mengatakan kegiatan budaya Madura ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi cermin kekayaan tradisi, nilai-nilai luhur, dan jati diri masyarakat Madura yang hidup dan berkembang di Kabupaten Ketapang.

“Mulai dari seni tari, musik tradisional, pencak silat, kuliner khas, sampai dialog budaya semuanya menggambarkan betapa kuat dan indahnya warisan budaya madura,” ujarnya.

“Tema yang diangkat tahun ini, “Lestarikan Budaya, Eratkan Persaudaraan, Wujudkan Ketapang Bermartabat” sangat Relevan dan sejalan dengan semangat pemerintah Kabupaten Ketapang dalam membangun daerah yang maju, harmonis, dan berkarakter.

dalam arus globalisasi, budaya lokal sering menghadapi tantangan.

“Melalui kegiatan seperti pekan budaya madura, kita menunjukkan bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan identitas yang harus terus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi muda,” tuturnya.

Pemerintah daerah lanjut Sekda, berkomitmen mendukung berbagai upaya pelestarian budaya, termasuk budaya Madura yang menjadi bagian penting dari mozaik keberagaman Ketapang.

“Keberagaman suku, agama, dan budaya di Kabupaten Ketapang adalah kekuatan, bukan perbedaan yang memisahkan. Saya sangat mengapresiasi IKBM yang selalu memelihara persatuan, serta berperan aktif dalam menjaga kerukunan antarsuku dan antarumat beragama di daerah kita,” Imbuhnya.

Bupati melalui Sekda juga memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, tokoh masyarakat, para seniman, budayawan, serta seluruh peserta dan masyarakat yang telah berpartisipasi mensukseskan kegiatan ini.