google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0,DIRECT
Berita

Wabup Ketapang Hadiri Forum TSBLP/CSR Kalbar 2026, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha untuk Pembangunan Daerah

×

Wabup Ketapang Hadiri Forum TSBLP/CSR Kalbar 2026, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha untuk Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini

Ketapang

HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan di Kalimantan Barat dengan menghadiri Forum Tanggung Jawab Sosial dan Bina Lingkungan Perusahaan (TSBLP)/Corporate Social Responsibility (CSR) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026. Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, SH, mewakili Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam forum yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (9/7/2026) di Hotel Borobudur, Jakarta,

Forum tersebut dihadiri Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, serta puluhan perusahaan dari berbagai sektor, terdiri atas 25 perusahaan kehutanan, 12 perusahaan perkebunan, dan 10 perusahaan pertambangan.

Scroll untuk baca artikel

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., menegaskan bahwa program TSBLP/CSR tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan amal atau kewajiban administratif perusahaan, melainkan harus menjadi bagian integral dari perencanaan pembangunan daerah.

Menurut Gubernur, seluruh program TSBLP/CSR perlu diselaraskan dengan dokumen perencanaan daerah, seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) beserta indikator kinerja yang telah ditetapkan.

“Dengan keselarasan tersebut, kontribusi perusahaan akan lebih tepat sasaran, terukur dampaknya, dan mampu mendukung pencapaian target pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu Ia berharap forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mengoptimalkan pelaksanaan TSBLP/CSR sehingga mampu mendorong pembangunan Kalimantan Barat yang berkeadilan dan berkelanjutan.