HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026
Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kendawangan memberikan bantuan terhadap nelayan berupa life jacket pas kecil dan surat keterangan kecakapan kepada nelayan di Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang KalBar, jumat (16/10/2026).

Penyerahan bantuan dan dokumen tersebut berlangsung di Terminal Penumpang Kantor UPP Kelas III Kendawangan.
Kelengkapan dokumen kapal merupakan hal yang terpenting bagi nelayan agar bisa membuat rekomendasi guna mendapatkan bbm solar subsidi.
Diharapkan kedepannya agar nelayan lebih meningkatkan kesadaran pentingnya keselamatan pelayaran.
Kepala Kantor UPP Kelas III Kendawangan, Akmad Yani Ridzani, mengatakan pelayanan keselamatan pelayaran harus menjangkau masyarakat yang berhadapan langsung dengan berbagai risiko saat melaut.
Menurutnya, upaya meningkatkan keselamatan tidak cukup hanya melalui pengawasan, tetapi juga perlu disertai pelayanan langsung dan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
“Hari Perhubungan Nasional bukan sekadar peringatan tahunan. Kami memastikan bahwa pelayanan keselamatan pelayaran benar-benar sampai kepada masyarakat, termasuk nelayan yang setiap hari melaut dengan kapal berukuran kecil,” jelasnya.
Selain memberikan bantuan kepada nelayan, UPP Kendawangan juga menyerahkan piagam penghargaan kepada mitra perhubungan.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan BUMDes Banjarsari terkait pengadaan layanan publik air bersih.
Akmad Yani Ridzani mengungkapkan keselamatan pelayaran membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut.
Koordinasi dan kerja sama lintas sektor diperlukan untuk menjaga keselamatan, keamanan, kelancaran, serta ketertiban aktivitas pelayaran di wilayah Kendawangan.
“Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat pengguna jasa harus berjalan seiring,” jelasnya.
Pelabuhan Kendawangan merupakan salah satu pelabuhan dengan aktivitas pelayaran yang padat di Kalimantan Barat.
Berbagai komoditas dilayani melalui kawasan pelabuhan ini, antara lain bauksit, alumina, minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO), pasir silika, serta hasil hutan.
Tingginya lalu lintas kapal, ditambah keberadaan sejumlah terminal khusus di wilayah kerja Kendawangan, membuat pengawasan dan koordinasi antarpihak menjadi hal penting.
Pengawasan tersebut diperlukan agar kegiatan kepelabuhanan dan pelayaran dapat berlangsung secara aman, tertib, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Aktivitas pelabuhan juga melibatkan banyak unsur, tidak hanya instansi pemerintah, tetapi juga aparat keamanan, perusahaan pelayaran, pengelola terminal, dan masyarakat pesisir.
Kegianatan ini turut hadir Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Ketapang, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Ketapang, Sekretaris Kecamatan Kendawangan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Kendawangan, serta perwakilan Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina Ketapang.
Hadir pula kepala desa di wilayah pesisir Kendawangan, pengelola terminal khusus, perusahaan keagenan kapal dan pelayaran, Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat, tokoh masyarakat, serta kelompok nelayan.
Sebelum kegiatan puncak Harhubnas, UPP Kelas III Kendawangan juga melaksanakan sejumlah kegiatan sosial dan kebersamaan, di antaranya senam dan korve insan perhubungan, pemberian santunan kepada anak yatim, serta doa bersama.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Perhubungan Nasional sekaligus upaya memperkuat kepedulian sosial dan kerja sama di lingkungan perhubungan.


























