HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si menghadiri Upacara Adat Menganjan yang digelar di Desa Serengkah Kanan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan kearifan lokal yang terus diwariskan secara turun-temurun.
Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam mendukung pelestarian adat dan budaya sebagai bagian dari identitas daerah. Upacara Adat Menganjan tidak hanya memiliki nilai spiritual dan historis, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan upaya menjaga warisan budaya. Menurutnya, pelestarian adat merupakan tanggung jawab bersama agar nilai-nilai luhur tetap hidup dan menjadi pedoman bagi generasi mendatang.
“Budaya adalah jati diri daerah. Melestarikan adat berarti menjaga identitas, memperkuat persatuan, dan mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus,” ujar Bupati Ketapang.



























