google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0,DIRECT
Berita

Sekda Ketapang Turun Langsung Tinjau Lokasi Karhutla Jalan Pelang

×

Sekda Ketapang Turun Langsung Tinjau Lokasi Karhutla Jalan Pelang

Sebarkan artikel ini

Ketapang

HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Repalianto, S.Sos., M.Si. Turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pada Rabu (05/08/2026) berlokasi di ruas Jalan Pelang–Kepuluk KM 5 hingga KM 10, Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang.

Didampingi Asisten Bid. Pemerintah dan Kesra, Asisten Bid. Perekonomian dan Pembangunan, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Kadis Lingkungan Hidup serta Kadis Kominfo Ketapang.

Scroll untuk baca artikel

Selepas Menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban Karhutla di Desa Sungai besar, sekda Meninjau lokasi Karhutla untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan optimal sekaligus mengevaluasi langkah-langkah percepatan pemadaman di lapangan.

Sekda Mengatakan Peninjauan Lokasi Karhutla ini sesuai dengan arahan Bupati Ketapang untuk memastikan bahwa seluruh unsur yang terlibat akan terus bersinergi hingga api benar-benar padam dan situasi kembali aman.

“Kami terus mengerahkan personel bersama seluruh instansi terkait untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas, sehingga kami juga mengimbau pengguna jalan agar mematuhi arahan petugas serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah musim kemarau seperti saat ini, ” tegas Sekda.

Sekda Ketapang juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api, sehingga dapat ditangani lebih cepat sebelum meluas.

Berdasarkan hasil pengecekan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Namun, kawasan tersebut diketahui merupakan wilayah yang setiap tahun rawan mengalami kebakaran saat musim kemarau berkepanjangan.