google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0,DIRECT
Berita

Sekda Ketapang Pimpin Rakor Peninjauan Ruas Jalan Nanga Tayap–Sei Kelik, Dorong Perencanaan Berorientasi Manfaat bagi Masyarakat

×

Sekda Ketapang Pimpin Rakor Peninjauan Ruas Jalan Nanga Tayap–Sei Kelik, Dorong Perencanaan Berorientasi Manfaat bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Ketapang

HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, S.Sos., M.Si., memimpin Rapat Koordinasi Peninjauan Lapangan Ruas Jalan Nanga Tayap–Sei Kelik, Kecamatan Nanga Tayap, yang akan menjadi bagian dari rencana penanganan infrastruktur tahun anggaran 2026. Rapat tersebut dihadiri Bappeda Kabupaten Ketapang, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Camat Nanga Tayap, kepala desa terkait, serta perangkat daerah lainnya di Ruang Rapat Bupati Ketapang, Selasa (21/7/2026).

Dalam arahannya, Sekda Repalianto menegaskan bahwa perencanaan pembangunan jalan harus dipersiapkan secara matang agar selaras dengan arah pembangunan daerah di masa mendatang. Menurutnya, setiap alternatif penanganan ruas jalan harus mempertimbangkan aspek teknis maupun manfaat nyata bagi masyarakat.

Scroll untuk baca artikel

“Yang paling penting adalah kita mempersiapkan rencana pembangunan ini dengan sebaik-baiknya. Setiap alternatif harus memiliki dasar pertimbangan yang kuat, baik dari sisi teknis maupun manfaat yang akan dirasakan masyarakat,” ujar Sekda.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang mendorong agar seluruh kajian tidak hanya berorientasi pada kemudahan pelaksanaan proyek, tetapi juga memperhatikan akses masyarakat terhadap fasilitas pelayanan publik seperti sekolah, puskesmas, kawasan permukiman, serta pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.

Sekda juga meminta agar seluruh perangkat daerah bersama pemerintah kecamatan dan desa melakukan pemetaan terhadap potensi manfaat sosial, dampak pembangunan, hingga kemungkinan munculnya konflik di masyarakat apabila terdapat perubahan trase jalan.

“Kita harus memastikan pembangunan ini berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan di kemudian hari. Semua alternatif harus dikaji secara komprehensif sehingga keputusan yang diambil benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.