HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Gerakan Pramuka Kabupaten Ketapang kembali menunjukkan semangat pembaruan melalui Musyawarah Cabang (Muscab) IX Gerakan Pramuka 2025 Kwartir Cabang Ketapang yang dilaksanakan dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.
Acara yang mengahdirkan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat di Aula Pertemuan Distanakbun Kab. Ketapang ini, juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab), yang dalam kesempatan ini membuka secara resmi acara ini. Selain itu, acara ini juga dihadiri jajaran pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab), Mabiran, perwakilan kwartir ranting, pelatih, pembina, hingga adik-adik Pramuka dari Dewan Kerja Daerah (DKD) dan Dewan Kerja Cabang (DKC).
Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Ketapang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Muscab yang sempat tertunda karena berbagai dinamika, termasuk pandemi COVID-19. Beliau juga menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan sejak tahun 2019, menekankan tantangan yang dihadapi seperti keterbatasan anggaran.
Sementara itu, Ketua Kwarda Kalbar menyampaikan apresiasi atas dedikasi Kwarcab Ketapang. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga netralitas gerakan Pramuka dari pengaruh politik praktis, serta mendorong peningkatan kualitas pembina dan pelatih melalui pelatihan KMD-KML yang terstruktur. “Pramuka bukan ormas, bukan OHP. Ini adalah organisasi pendidikan nonformal yang mendidik generasi muda menjadi pemimpin masa depan dengan jiwa Pancasila,” tandasnya.


























