HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Drs. H Maryadi Asmui MM., Mengikuti Rapat Pengendalian Inflasi Tahun 2024 (VICON) di Ruang Rapat Basement Senin 11/11/2024
Dalam vicon tersebut pada Oktober 2024 secara bulanan Indonesia mengalami Inflasi sebesar 0,08% setelah lima bulan sebelumnya deflasi. Dibandingkan dengan akhir tahun lalu pada Oktober ini inflasi tahun kalender sebesar 0,82%.
Komponen inti memberikan andil sebesar 1,22%.
Komponen harga diatur pemerintah memberikan andil sebesar 0,08%. Komponen bergejolak memberikan andil 0,48%.
Komponen inti selalu mengalami inflasi dari awal tahun selalu secara bulanan. Pada Oktober inflasi sebesar 0,22%. Dibanding akhir tahun lalu, inflasi tahun kalender sebesar 1,91%.
Komponen harga diatur pemerintah pada Oktober kembali mengalami deflasi yaitu sebesar 0,25% dibanding akhir tahun lalu, komponen harga diatur pemerintah masih inflasi yaitu sebesar 0,42% (y-to-d).
Komponen bergejolak mengalami deflasi 7 bulan berturut-turut dari April, namun pada Oktober deflasi melemah yaitu sebesar 0,11% dibanding akhir tahun lalu komponen bergejolak deflasi sebesar 2,92%.
Komoditas yang sering memberikan andil inflasi bulanan Januari – Oktober 2024 antara lain sigaret kretek mesin (SKM), emas perhiasan, kopi bubuk, daging ayam ras, ikan segar, beras dan bawang merah.
Sedangkan komoditas yang sering memberikan andil deflasi bulanan Januari – Oktober 2024 antara lain tomat, cabai merah, telur ayam ras, cabai rawit, daging ayam ras dan tarif angkutan udara.


























