HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – BGA Region Sei Rasau melalui Corporate social responsibility (CSR) berhasil mengembangkan komoditi binaan dan menghasilkan beberapa hasil produksi diantaranya, Daging Ayam, Telur Ayam, Ikan Lele, Sayuran Segar, Ikan Asin, Lobster dan Madu Kelulut.

Selain itu, BGA memfasilitasi untuk penjualan produk, untuk saat ini hasil dari produk binaan mendapatkan pasar dari internal karyawan BGA sendiri.
“Adapun prodak dari pada petani binaan CSR BGA kami antarkan sampai proses pemasarannya kebetulan BGA punya satu pasar diinternal untuk memenuhi kebutuhan sembako karyawan dan itu kami tampung untuk memenuhi kebutuhan karyawan BGA,” jelas Rizky Munadhil Dept Head CSR kepada media ini. Sabtu 5 Oktober 2024.
Pihaknya menyebutkan, target kedepan akan menjadikan binaan semkin dapat tempat di kalangan konsumen sehingga peluang usaha semakin besar.
” kami punya mimpi target lima tahun kedepan setidaknya ada 47 miliyar perputaran uang dari kebutuhan karyawan itu sendiri yang dapat diserap oleh pelaku binaan dari warga sekitar,” ungkapnya.
Rizky menambahkan, untuk pasaran selain didalam kebun, khusus UMKM pihaknya juga memasarkan dikantor pusat dan akan segera mempromisikan di kota kota besar.
“Dari klaster pertanian ada sayuran ada buah buahan dari klaster peternakan kami konsen kepada ayam pedang dan petelur kemudian dari perikanan ada ikan lele, patin, nila, untuk UMKM bisa berupa madu ikan asin, keripik sebagai cemilan untuk UMKM pemasarannya bukan hanya dalam kebun namun kami pasarkan juga di kantor pusat jakarta dengan membangun satu unit usaha bernama “pojok bergaya” kami juga akan mempromosikan hasil binaan kami kebeberapa kota besar,” akunya.
“untuk pasar eksternal itu menjadi target kami berikutnya,” tambahnya.
Pihaknya mengaku, dari hasil program CSR yang selama ini sudah dibangun dan dijalankan dengan baik serta komunikasi yang baik pula, BGA merasakan sekali hasil yang positif.
“Kami merasakan sekali dampak dari pada program pembinaan dalam usaha diantaranya selain bertambah citra positif kepada BGA itu sendiri adalah menjadi penurunan tindak kriminal, dan yang paling penting adalah motifasi masyarakat sekitar untuk mandiri melalui program ini,” tukasnya.
Pihaknya bangga dengan warga sekitar perusahaan yang telah berpartisipasi dalam program pengembangan ekonomi produktif berupa beberapa klaster usaha yang mereka bina dengan baik selama ini.
Tentunya ini menambah nilai tambahan bagi warga sekitar perusahaan untuk tumbuh mandiri dalam membangun kesejahteraan dilingkungan warga itu sendiri
“Kami berharap, agar bisa tumbuh kembang bersama dengan masyarakat yang ada melalui upaya saling mendukung dalam program pengembangan ekonomi dan pengembangan program program yang lain,” tandasnya.


























