HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Pilkada ketapang yang tidak lama lagi akan digelar, dan sejumlah politisi mulai memanaskan mesin politik masing – masing.
Pilkada ketapang kali ini cukup menarik, menimbang tidak adanya petahana yang maju, sehingga politisi cukup bergairah untuk mengikuti kontestasi tersebut.
Sejumlah isu mulai bertebar, sehingga banyak membuat pengamat politik warung kopi diketapang berspekulasi bahwa akan ada perkondisian politik melawan kotak kosong.
Hal itu di kemukan oleh mereka, dengan dalih bahwa sekelompok politisi wara wiri ke jakarta untuk melobi partai partai.
Menanggapi isu tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar M. Febriadi menyebutkan bahwa tidak semua partai politik bisa dibeli. Utamanya partai golkar yang memiliki harga diri, integritas, moralitas serta kesetian, dirinya menegaskan bahwa partai golkar tetap mengusung kadernya sendiri.
“Tidak semua partai politik itu bisa dibeli dengan uang, apalagi golkar, partai yang sangat mempunyai harga diri, partai yang bermartabat, dan partai yang tidak bisa diobok-obok, sekali lagi saya tegaskan golkar akan tetap mengusung kadernya,” tegasnya.
M. Febriadi yang juga Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Ketapang itu menyebutkan bahwa tidak akan ada terciptanya lawan politik kotak kosong di pilkada ketapang mendatang.
“Saya yakin tidak akan ada namanya lawan politik kotak kosong, karena masih ada Golkar yang akan mengusung kadernya, masih ada PDIP yang akan mengusung pilihannya, dan partai politik lainnya,” tukasnya.
Untuk itu, politisi partai golkar itu menegaskan bahwa dirinya akan maju dalam pilkada mendatang, dirinya juga memberikan gambaran bahwa untuk calon wakilnya juga dari kalangan politisi.
“Saya tetap maju pada Pilkada nanti. Golkar akan mengusung kadernya dan akan berkolisi dengan PKS,” ujar Febriadi saat dikonfirmasi, Selasa (23/07/2024), siang.


























