HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Saat ini satuan tugas karhutla terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Desa Sungai Besar Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang, Senin (14/8/2023).
Satu diantara tim pemadam kebakaran pasukan Manggala Agni Daops Kalimantan X / Ketapang Seksi Wilayah II Pontianak Balai PPI Wilayah Kalimantan sedikitnya menurunkan tiga Unit mesin pompa dan 76 unit selang penyalur.
“Saat ini kita sedang melakukan upaya pemadaman, tiga unit mesin pompa dan 76 unit selang penyalur,” ungkap Rudi Windra Darisman, S.I.P selaku Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan X / Ketapang.
Rudi menyebutkan, bahwa menang menjadi terkendala pihak untuk memadamkan api karena sulit nya mencari sumber mata air, kalau pin ada itu sangat jauh.
“Kurangnya sumber air sangat menghambat dalam kegiatan pemadaman, sumber air ada namun sangat jauh untuk ke titik api,” jelasnya.
Terkait luas lahan yang terbakar, pihak nya masih melakukan pemetaan dilapangan, sehingga belum bisa memberikan angka pasti berapa hektar(Ha) lahan yang terbakar saat ini.
“Sedang dilakukan pemetaan untuk menentukan luasan areal yang terbakar,” imbuhnya.
Menurut Rudi, Berdasarkan informasi Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran (SPBK). Kabupaten Ketapang telah memasuki tingkat Ekstrim dimana suhu kian meningkat, kadar air bahan bakar dan kelembaban relatif semakin menurun serta telah beberapa hari tidak turun hujan sehingga hal ini berpotensi dapat memperburuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi.
Untuk itu, Rudi Menghimbau kepada masyarakat jika melihat kebakaran hutan dan lahan untuk dapat menghubungi instansi terkait.
“Kepada seluruh lapisan masyarakat jika melihat kejadian kebakaran hutan dan lahan, segeralah menghubungi instansi terkait dan memperingatkan kepada warga yang lain,” tambahnya.
Satgas gabungan terus berupaya untuk memadamkan di sejumlah titik apai agar tidak meluas.
“Hingga hari ini tim satgas gabungan terus berupaya untuk memadamkan kebakaran dan meminimalisir potensi perambatan api agar tidak meluas yang mana kepulan asapnya dapat menjadi bencana kabut asap,” tandasnya.


























