Dugaan, Pengelola SPBU 3T Tanjung Satai Manjakan Toke Toke Besar Penikmat Subsidi Solar
HARIANTRIBUANA.CO, Kayong Utara – masyarakat Tiga Desa, Tanjung Satai, Satai Lestari dan Komboja kecewa dengan layanan SPBU 3T Tanjung satai, lantaran pengelola tidak menjual sesuai dengan harga Subsidi dan mengetumakan bos bos besar dan pengecer.
Hal itu diungkapkan salah satu warga AB menyebutkan, bahwa SPBU 3T tanjung satai untuk melayani warga paling lama satu minggu BBM Solar Sudah habis, terpaksa warga disini membeli dengan bos bos besar atau pengecer dengan harga 12 ribu perliter.
“paling lama satu minggu SPBU melayani warga, karena Solarnya sudah habis, karena Pengelola banyak menjual kepada bos bos besar dan pengecer,” ungkapnya.
Warga lain juga menyebutkan HR, bahwa beberapa lalu masyarakat melakukan musyawarah bersama forkopimcam, dari hasil musyawsrah tersebut pihak SPBU 3T mengakui kesalahan yang selama ini mereka lakukan.
“Pihak SPBU mengakui Kesalahan, kami memberikan kesempatan untuk memperbaiki, namun belakangan ini bukan diperbaiki namun tambah parah,” cetusnya.
Sebagai nelayan, HS meminta aparat penegak hukum untuk dapat menindaklanjuti apa yang dilakukan SPBU 3T kepada warga khususnya bagi nelayan tanjung satai.
“Kami berharap kepada aparat untuk dapat menindaklanjuti, agar kedepan tidak terjadi hal yang semacam ini,” cetus nya.
Saat dikonfirmasi kepengelola SPBU 3T, Aldi menjawab nanti akan menghubungi kembali, Minggu (19/3/2023).
” Nanti saya telpon, sekarang lagi ada hajatan,” jawabnya.


























