google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0,DIRECT
Berita

Semarak HUT ke-81 RI, POM Ketapang Ajak Masyarakat Sehat, Bersatu, dan Jaga Bumi Kayong

×

Semarak HUT ke-81 RI, POM Ketapang Ajak Masyarakat Sehat, Bersatu, dan Jaga Bumi Kayong

Sebarkan artikel ini

Ketapang

HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Semangat kemerdekaan terasa semakin meriah di Kabupaten Ketapang. Ribuan masyarakat mengikuti Jalan Sehat dan Senam Sehat dalam rangka Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Sungai Kedang (BSK), Minggu (16/8/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Orang Melayu (POM) Ketapang tersebut dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Rostini Hagawalti, S.H., anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat, Forkopimda, para Kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kabupaten Ketapang.

Scroll untuk baca artikel

Rangkaian kegiatan diawali dengan Senam Sehat yang berlangsung penuh semangat.

Setelah itu, Wakil Bupati Ketapang Jamhuri Amir melepas peserta untuk mengikuti Jalan Sehat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jamhuri Amir mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus menjaga kesehatan.

“Yang paling penting kita jaga kesehatan dan keselamatan. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sehat, selamat dan penuh semangat,” ujarnya.

Suasana semakin semarak setelah peserta kembali dari Jalan Sehat. Bupati Ketapang Alexander Wilyo kemudian memimpin pengundian kupon doorprize yang menjadi salah satu kegiatan yang paling ditunggu masyarakat.

Dengan gaya khasnya, Bupati membakar semangat peserta dengan yel-yel kemerdekaan dan mengajak seluruh masyarakat terus menjaga persatuan.

Bupati Alexander Wilyo menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan membangun daerah secara bersama-sama.

“Mari kita bersama-sama menjaga tanah ini supaya menjadi daerah yang maju, daerah yang baik, dan kita semua tetap menjadi satu saudara. Kita memiliki rumah besar yang sama, tempat kita hidup dan membangun Ketapang,” tandasnya.