HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Beredar Video, seorang pejabat Pimpinan Tinggi Pratama eselon 2.B, inisial AR, diduga menjadikan kantornya sebagai tempat karaoke.
Dari informasi yang didapat, oknum berinisial AR ini kerap menjadikan ruangan kerjanya menjadi tempat karaoke, tidak hanya untuk dirinya sendiri tapi juga mengajak staf stafnya bahkan orang orang diluar kantor nya.
“Kami sering mendengar diruangan itu dijadikan tempat Karaoke dengan sound yang keras, mirip kayak kafe,” ungkap salah satu ASN yang tak mau disebut namanya.
Menurut informasi yang dihimpun, pejabat tinggi pratama ini memang hobi bernyanyi, namun menjadi preseden buruk jika ruang kerja yang dibiayai pajak dari rakyat harus dipertontonkan seperti layaknya lomba karaoke. Prilaku ini tidak bisa dijadikan contoh.
Parahnya, pejabat tinggi ini tidak memperdulikan saat jam kerja terkadang tetap menyalurkan hobinya dengan berkaraoke diruang kerjanya.
Beberapa ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, berharap agar Bupati dapat menegur dengan tegas atas prilaku pejabat tersebut.
“Mohon kepada pak Bupati, tolong tegur dengan tegas apa yang sudah dilakukan Pejabat itu,” pinta ASN itu.
Saat Dikonfirmasi, Kasat Pol PP itu menjelaskan, memang betul dirinya hobi nyanyi, namun bukan yang seperti tempat karaoke, ruangan kerjanya biasa digunakan untuk rapat zoom pada saat covid, beberapa tahun lalu.
” Di ruangan saya memang saya pasang TV, WiFi dan pengeras suara atau salon, tujuan utama saya gunakan untuk fasilitas zoom meting karena ruangan saya yang bisa unutk zoom meeting yang saat ini sering di lakukan rapat oleh pusat atau provinsi semenjak covid yang lalu,” ungkapnya kepada, Sabtu (6/09/25) via whatsApp.
” Saya secara pribadi juga hobi musik hobi nyanyi sehingga di sela sela kerja di ruangan, saya hidupkan mendengarkan lagu lagu favorit. tidak dengan suara keras karena hanya untuk saya di ruangan. Saya juga melihat anggota saya yang 200 orang lebih banyak juga yang hobi nyanyi. Maka di saat menjelang pulang kantor atau setelah jam 4 sore mereka saya ijinkan nyanyi diruangan saya. Tapi di saat jam kerja saya tidak bolehkan karaoke. Anggota juga saya larang live tiktok pada hari kerja termasuk yang tugas piket jaga,’ tandanya.


























