HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Akibat cuaca buruk tongkang bermuatan Tandan Buah Segar (Tbs) buah sawit tenggelam di perairan kendawangan, Bagan Belanda pada rabu 20 November 2024.
Tongkang tersebut bernama niaga 1 dengan ditarik 2 tugboat KM setia jaya dan KM sinar utara. Tongkang tersebut merupakan milik Koperasi Bawal Mandiri.
Tongkang tersebut membawa TBS dari Pulau bawal menuju sungai sengkuang dan akan berlanjut ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) wilayah 7 Milik BGA.
Saat dikonfirmasi, Polisi Khusus Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil (PKWP3K) menyebutkan bahwa pihaknya sudah monitor serta sudah melakukan mitigasi area tersebut.
” kita sudah monitorbang, Tongkangnya tenggelam masih didalam area muara,” jelasnya.
Saat ditanya terkait TBS apakah digolongkan bisa untuk pencemaran, pihaknya menjelaskan bahwa TBS bukanlah suatu hal yang dapat merusak biota laut maupun terumbukarang.
” kami rasa itu tidak bang, itukan masih bersifat buah, lain hal kalau itu sudah berbentuk CPO,” ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya terus melakukan monitor terkait evakuasi tongkang dan TBS tersebut.
” kita terus monitor evakuasi tongkang tersebut, semoga cuaca dan arus bawah laut bisa bersahabat agar semua proses bisa cepat selesai,” harapnya.
Ketua Koperasi Bawal Mandiri Alias meyebutkan pihaknya saat ini sedang melakukan upaya evakuasi terhadap tongkan tersebut.
” dari kemren kita sudah melakukan evakuasi, kita juga sudah meminta bantuan kepada penyelam agar cepat melakuakn pengevakuasian,” ungkapnya Kepada Media ini. Rabu 27 November 2024.
Lanjut Alias, pihaknya juga dalam melakukan evakuasi cukup mendapatkan kesulitan karena cuaca menjadi faktor.
” cukup sulit bang, cuaca buruk disitu arus bawah air cukup laju, walaupun kedalaman nya hanya sekitar 7 meter,” tandasnya.


























