HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Proyek pembanguanan bandar udara rahadi oesman ketapang masuk dalam penyidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat. Rabu (7/8/2024).
Hal itu disampaikan Edyward Kaban saat jumpa pers. Dirinya menyebutkan hingga juli 2024 kejati kalbar menangani 7 kasus dalam penyelidikan. 5 kasus sudah penyidikan termasuk proyek bandar udara rahadi oesman ketapang.
” 5 kasus sudah dalam penyidikan, tentunya kami juga ingin cepat tapi butuh proses,” jelasnya beberapa waktu lalu.
“Sehingga kadang kadang kita juga minta bantuan bidang bidang lain agar ini secepatnya perkara naik ke Pengadilan,” tambahnya.
Untuk diketahui. Proyek Pengembangan bandar udara tersebut di kerjakan oleh PT Clara Citraloka Persada dengan konsultan pengawas CV Archi Engineering.
Proyek ini berakhir 31 Desember 2023 lalu, bersumber APBN Kementerian Perhubungan dengan pagu 28 miliar.


























