google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0,DIRECT
Daerah

Sejumlah Nama Dalam Kasus Mantan Kepala Bulog Ketapang Mulai Mencuat

×

Sejumlah Nama Dalam Kasus Mantan Kepala Bulog Ketapang Mulai Mencuat

Sebarkan artikel ini

Ketapang, Kalbar

HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Kasus mantan Kepala Bulog ketapang Meidi hingga kini terus bergulir di kejaksaan negeri (Kejari) Ketapang.

Kejari Ketapang terus mendalami kasus tersebut dan sudah memanggil beberapa saksi tersmasuk mantan kepala bulog Meidi.

Scroll untuk baca artikel

Hal itu diungkapkan Kasi Intelijen Kejari Ketapang Panther Sinambela melalui pesan Whatsapp.

“Sudah ada beberapa lah yang dipanggil sebagai saksi,” jelasnya.

Belakangan muncul nama Heriyanto yang merupakan TPK/RPK (Outlet Binaan Bulog) menerut (narasumber) pada waktu itu Heriyanto belum terdaftar sebagai TPK/RPK, namun dia mendapatkan sejumlah beras dengan jumlah yang sangat banyak pada waktu itu..

” Yang banyak mendapatkan beras pada waktu itu Heriyanto itu partai besar padahal dia belum terdaftar sebagai Rumah Pangan Kita (RPK) masih memakai nama RPK yang lain,” jelas Narasumber yang sudah dua kali dipanggil kejari ketapang.

Narasumber juga menyebutkan bahwa dirinya pernah disuruh untuk mengatarkan beras milik Heriyanto namun diantarkan ke ruko milik keluarganya di seputaran Sepakat (nama salah satu tempat di ketapang)

“Saya juga pernah mengatarkan beras milik Heriyanto ke sepakat, disitukan kan ruko ruko semua kalau nda salah keluarganya,” ungkap Narasumber.

Saat Dikonfirmasi, Heriyanto (TPK/RPK) yang beralamat di jalan Brigjen Katamso Kelurahan Sukaharja Kecamatan Delta Pawan menyebutkan bahwa pada saat dia pertamakali mengambil beras Bulog ia mengaku sudah terdaftar sebagai TPK/RPK.

“Sudah terdaftar, kalau gak ada itu mana bisa ambil berasnya,” jelasnya melalui via telepon, Kamis (16/11/2023).

Saat disinggung terkait pembayaran pengambilan beras terakhir, Heriyanto mengaku membayarkan sejumlah uang tersebut ke Muhammad Rully (Pada saat itu Muhammad Rully menjabat Asisten Manager Pelayanan Publik Ketapang)

“Langsung bayar ke pak Rully kerumahnya,” jelas Heriyanto.

Saat dikonfirmasi, Muhammad Rully  belum merespon upaya konfirmasi terkait permasalahan tersebut.