google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0,DIRECT
Daerah

Sawah Way Tulung Balak Kebanjiran : Petani Merugi

×

Sawah Way Tulung Balak Kebanjiran : Petani Merugi

Sebarkan artikel ini

Ketapang, Kalbar

HARIANTRIBUANA.CO, Tubaba – Hujan Semalaman menyebabkan debit air Way Tulung Balak meningkat menyebabkan tanaman padi rusak dan petani merugi.

Petani Way Tulung Balak mengeluhkan buruknya drainase pembuangan air sawah Way Tulung Balak yang di sebabkan oleh numpuknya lumpur akibat sedimentasi.

Scroll untuk baca artikel

Hujan tadi malam yang turun menyebabkan debit air meningkat dan merendam sawah saya sehingga padi yang saya tanam menjadi rusak dan gagal panen ungkap Ali Udin kepada wartawan Hariantribuana.co saat di wawancarai di lokasi sawah Way Tulung Balak. Penumangan.Senin ( 26/06/2023).

“Hujan Semalaman menyebabkan debit air meningkat dan merendam sawah rusak dan gagal panen” ungkap Ali Udi.

“Sawah saya habis di pupuk hampir 8 ton pupuk, karena debit air meningkat dan menyebabkan Kebanjiran, habis semua pak pupuk saya, tidak bisa tidur saya malam ini karena sawah saya rusak,” tambah Ali Udi.

Di tempat yang sama Andika Ketua P3TGAI Way Tulung Balak meminta agar pemerintah daerah segera turun tangan dan membantu petani Penumangan sebab kalau di biarkan akan menyebabkan kerugian yang lebih parah.

“Saya minta Pemerintah segera turun tangan dan membantu petani Penumangan sebab kalau di biarkan akan menyebabkan kerugian yang lebih parah,” jelas Andika.