HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepada Desa ( Pilkades ) serentak tahun 2023 di Kabupaten Ketapang, Kapolres Ketapang AKBP Laba Meliala yang diwakili Kasat Intelkam AKP Agustana menghadiri Focus Group Discusion ( FGD ) dan deklarasi damai calon kepala desa dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak tahun 2023 di Kabupaten Ketapang.
Acara yang di gelar di Ballroom Hotel Borneo Emerald Ketapang tersebut, juga dihadiri sejumlah pejabat forkopimda Ketapang seperti Bupati Ketapang yang diwakili asisten II Samsul Islami, perwakilan Dandim 1203 Ketapang, Perwakilan Kajari Ketapang, pengurus FKUB Ketapang, para Camat serta para calon kepala desa se Kabupaten Ketapang.
Asisten II Sekda Ketapang Yusuf Islami dalam kesempatannya menyampaikan bahwa pelaksanaan pemungutan suara pemilihan kepala desa tidak lama lagi yaitu tanggal 26 Juni nanti sehingga peran serta seluruh elemen pemerintahan, panitia penyelenggara serta para calon kepala desa sangat penting dalam kelancaran rangkaian pilkades.
“Tentunya saya harapkan kepada para calon kepala desa yang akan berkompetisi dalam pilkades tahun 2023 nanti dapat menaati dan mematuhi peraturan serta tata tertib penyelenggaraan pilkades tahun 2023,” jelasnya.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Ketapang AKP Agustana menyampaikan bahwa menjelang pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2023 mendatang, dirinya mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk bersama sama menjaga situasi kamtibmas sehingga pelaksanaan pilkades 2023 dapat berjalan dengan aman dan sukses.
“ Ditahun 2023 ini, sebanyak 121 Desa di Wilayah Kabupaten Ketapang menyelenggarakan pemilihan kepala desa, tentunya pelaksanaan pilkades kali ini juga merupakan warming up atau pemanasan menjelang pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden di tahun 2024 mendatang,” harapnya.
“Mari kita samakan tujuan dan persepsi bahwa situasi ketapang tetap aman sejuk dan kondusif adalah hal yang prinsip untuk dijaga bersama dan apabila nanti nya terdapat permasalahan dalam pelaksanaan pilkades, kita berharap bersama agar dapat diselesaikan secara musyawarah dan menurut peraturan yang berlaku,” tandasnya.
Pelaksanaan Focus Group Discusion ( FGD ) pemilihan kepala desa serentak tahun 2023 di Kabupaten Ketapang tersebut ditutup dengan pembacaan deklarasi damai oleh seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan FGD tersebut.


























