google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0,DIRECT
Daerah

239 CJH Ketapang Resmi Dilepas, Sekda Ucapkan Selamat Menjalan Ibadah Haji

×

239 CJH Ketapang Resmi Dilepas, Sekda Ucapkan Selamat Menjalan Ibadah Haji

Sebarkan artikel ini

Ketapang, Kalbar

HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Sebanyak 239 orang Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Ketapang secara resmi dilepas keberangkatannya. Keberangkatan CJH dimulai Senin (19/6/2023) dengan 4 kali penerbangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP, M.Si mengucapkan selamat menjalankan ibadah haji untuk seluruh CJH asal Kabupaten Ketapang khususnya dan umumnya CJH seluruh Kalimantan Barat (Kalbar).

Scroll untuk baca artikel

“Atas nama pribadi dan Sekda mengucapkan selamat menjalankan ibadah haji buat semua CJH, semoga dipermudah segala urusan, diberi kesehatan agar dapat menjalankan ibadah haji dengan fokus dan khusyuk,” ungkapnya, Minggu (18/6/2023).

Ia berharap, seluruh CJH asal Ketapang khususnya dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air menjadi haji mabrur.

“Begitu pula dengan para pendamping haji semoga diberikan kesehatan dan dapat mendampingi para jemaah hingga selesai menjalankan ibadah haji dengan lancar,” harapnya.

Ia berpesan, agar para CJH dapat tetap menjaga kesehatan selama proses pemberangkatan mulai dari Ketapang menuju pontianak, kemudian pontianak menuju embarkasi batam agar tetap dianggap layak terbang menuju tanah suci.

“Kesehatan harus dijaga, pola istrhat dan makan, kita berharap tidak ada yang terkendali sakit atau apapun sehingga semua bisa melaksanakan ibadah haji,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Ketapang Syarifendi meminta agar CJH menjaga kesehatan. Diakuinya 239 orang CJH direncanakan akan berangkat dari Ketapang ke Pontianak tanggal 19 Juni.

“Pentingnya CJH menjaga kesehatan, agar saat di embarkasi Batam, saat pemeriksaan kesehatan , CJH dinyatakan laik terbang,” tuturnya.

Syarif juga mengingatkan agar jemaah yang punya penyakit tertentu dan mengkonsumsi obat obat untuk tetap membawa obat obat yang biasa diminumnya dengan melapor terlebih dahulu kepada dokter kloter.

“Setelah menginap semalam di Pontianak tanggal 20 mereka terbang ke embarkasi Batam dan tanggal 21 terbang ke tanah suci dan mendarat di Bandara King Abdul Azis Jeddah,” tandasnya.