google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0,DIRECT
DaerahOlahraga

Lomba Sampan Tradisonal Desa Negeri Baru

×

Lomba Sampan Tradisonal Desa Negeri Baru

Sebarkan artikel ini
Lomba Sampan Tradisional Negeri Baru
Peserta Lomba Sampan Tradisional Negeri Baru

HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Ketua Dewan Penasehat KMB (Komunitas Melayu Berbudaya) Kabupaten Ketapang-Kalbar M Febriadi, S.Sos, M.Si secara resmi membuka lomba sampan tradisional yang dilaksanakan di Desa Negeri Baru Kecamatan Benua Kayong hari Minggu 21 Mei 2023.

Kegiatan lomba Sampan tradisional ini diprakarsai Komunitas Melayu Berbudaya itu diikuti peserta dari berbagai Kecamatan, dan terpilih sebagai juara adalah pendayung tuan rumah (Desa Negeri Baru).

Scroll untuk baca artikel

Febriadi menyebutkan, bahwa dirinya menyambut baik atas lomba sampan tersebut. Para peserta lomba dipandangnya mengikuti dengan antusias dan penuh sportifitas.

M Febriadi Saat Membuka Lomba Sampan Tradisional Negeri Baru
M Febriadi Saat Membuka Lomba Sampan Tradisional Negeri Baru, Minggu (21/5/2023)

Untuk itu ia bertekad agar lomba sampan tradisional akan dijadikan kegiatan rutin tiap tahunnya.

Baca Juga : Sekda Ketapang Jadi Pembicara Seminar Nasional Pada PGD XXXVII

“Lomba sampan tradisional ini dapat mengembalikan memori ingatan kita, yang mana masa nenek moyang dulu sampan sebagai alat transportasi, berdagang dan mencari ikan. Dimana peranan sampan waktu itu sangat strategis,” ungkap Febriadi, Minggu (21/05/23).

Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Ketapang ini berjanji akan mengupayakan agar KMB Ketapang memiliki perahu sendiri, sehingga pada event lomba berikutnya tidak lagi meminjam perahu (sampan) milik masyarakat seperti saat lomba saat ini.

Baca Juga: M Febriadi Hadiri Rakornis TMMD Ke 116

“Semoga lomba sampan tradisional ini dijadikan sebagai wahana pemersatu dan ajang silaturahmi sesama,” ungkapnya.

“Apalagi seperti saat ini kita memasuki tahun politik. Karena berbeda pilihan kita terpecah-pecah,” tandasnya.