google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0,DIRECT
Berita

Bupati Ketapang Dorong Kolaborasi untuk Pengembangan Masyarakat dan Perlindungan Lingkungan

×

Bupati Ketapang Dorong Kolaborasi untuk Pengembangan Masyarakat dan Perlindungan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

Ketapang

HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang –  Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah dan menjaga kelestarian lingkungan. Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan pada kegiatan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) tentang Pengembangan Masyarakat dan Perlindungan Lingkungan di Kabupaten Ketapang, yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang, [20/10/2025].

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Ketapang, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan YIARI yang dipimpin oleh Ketua Yayasan Silvester, serta jajaran pemerintah dan lembaga mitra lainnya.

Scroll untuk baca artikel

Apresiasi kepada YIARI

Dalam arahannya, Bupati Alexander menyampaikan apresiasi tinggi kepada YIARI atas kiprah dan kontribusinya di Kabupaten Ketapang, baik dalam bidang konservasi maupun pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada YIARI yang telah hadir dan banyak membantu masyarakat serta pemerintah daerah. Banyak hal baik yang bisa kami pelajari dan kembangkan bersama untuk kemajuan Ketapang,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, kerja sama dengan lembaga seperti YIARI menjadi sangat penting, terlebih di tengah keterbatasan fiskal daerah akibat efisiensi anggaran nasional.

“Tahun depan, anggaran daerah berkurang sekitar Rp450 miliar. Karena itu, pembangunan harus dilakukan secara kolaboratif. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri,” tegasnya.

Masyarakat Harus Terlibat dalam Pengelolaan Kawasan Hutan

Bupati Alexander juga menyoroti pentingnya melibatkan masyarakat dalam pengelolaan kawasan hutan. Ia menilai, dengan luasnya kawasan hutan di Ketapang — termasuk sekitar 20 konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) dengan total areal hampir satu juta hektar — masyarakat harus mendapat ruang untuk berpartisipasi.