google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0,DIRECT
Berita

Pemda Ketapang Siapkan APBD dan CSR Untuk Pembangunan Jalan Pelang – Kepuluk

×

Pemda Ketapang Siapkan APBD dan CSR Untuk Pembangunan Jalan Pelang – Kepuluk

Sebarkan artikel ini

Ketapang

HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang — Pemerintah Kabupaten Ketapang akan segera meluncurkan kegiatan pembangunan dan peningkatan ruas Jalan Pelang–Kepuluk, yang merupakan hasil sinergi antara pendanaan dari APBD Kabupaten Ketapang dan CSR (Corporate Social Responsibility) sejumlah perusahaan lokal.

Acara launching direncanakan akan digelar pada Selasa, 12 Agustus 2025 pukul 09.00 WIB bertempat di SDA 14, Cafe Merah, yang telah ditunjuk sebagai lokasi utama pelaksanaan. Bupati Ketapang dijadwalkan hadir langsung untuk memimpin acara peresmian tersebut.

Scroll untuk baca artikel

Kepala Dinas PUPR menyampaikan bahwa kegiatan pembangunan ini mencakup dua jenis pendanaan, yakni dari APBD Kabupaten Ketapang dan CSR dari perusahaan-perusahaan lokal yang bekerja di sepanjang ruas jalan tersebut. “Ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor untuk menjawab kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat. APBD dan CSR menyatu dalam satu semangat: mempercepat pembangunan yang merata,” jelasnya.

Dalam acara peresmian nanti, akan dilakukan kegiatan simbolis berupa pemancangan tiang pertama untuk proyek APBD, serta dimulainya kegiatan CSR oleh masing-masing perusahaan. Seluruh kegiatan rencananya akan dipusatkan di Cafe Merah, lokasi yang juga akan difungsikan sebagai posko informasi publik terkait progres pembangunan jalan.

Untuk mendukung kelancaran proses pembangunan, Dinas Perhubungan akan menutup sementara akses kendaraan roda empat ke atas di sepanjang jalur proyek. Rencana Pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan melalui jalur PT Nova menuju PT. Limpa Sejahtera, yang nantinya akan dikoordinasikan dengan kedua perusahaan tersebut. Penutupan ruas jalan ini bekerja sama dengan aparat dan stakeholder terkait.

“Ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan efisiensi pekerjaan di lapangan, karena banyak alat berat yang akan beroperasi secara bersamaan,” ujar perwakilan Dinas Perhubungan.