HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Latihan Kepemimpinan Dasar (LKD) ke-III yang dilaksanakan hari ini adalah bagian dari upaya untuk menyiapkan kader-kader Fatayat yang memiliki keterampilan memimpin, berpikir strategis, dan berorientasi pada masa depan.
Demikian antara lain yang disampaikan Staff Ahli Bupati bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Drs. H. Darma, M.Pd saat membuka Latihan Kepemimpinan Dasar (LKD) ke-3 dan Konferensi Cabang ke-4 PC Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Ketapang tahun 2025, Sabtu (02/08/2025) di Gedung Bintang 9 PCNU Ketapang.
Membacakan sambutan tertulis Wakil Bupati Ketapang, Staff Ahli Bupati mengatakan acara ini bukan sekadar pertemuan rutin organisasi, melainkan juga sebuah ikhtiar nyata dalam menyiapkan generasi pemimpin perempuan yang berkarakter, visioner, dan berdaya guna bagi umat, bangsa, dan negara.
“Tema yang diusung pada kesempatan ini, “Bersama Fatayat Mewujudkan Kepemimpinan Perempuan Yang Visioner dan Berkarakter”, menurut Saya memiliki pesan yang sangat kuat. Kita semua menyadari bahwa perempuan adalah tiang peradaban,” ujarnya.
Lebih lanjut menurutnya, baik buruknya masyarakat dan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas perempuan, khususnya mereka yang terdidik, berdaya, dan berkarakter.
“Saya yakin Fatayat NU akan terus tumbuh sebagai organisasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai ilmu agama yang diperoleh dari Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Ketapang menyadari bahwa pembangunan daerah tidak akan berhasil tanpa dukungan semua pihak. Di sinilah letak pentingnya pemerintah antara sinergi dan organisasi kemasyarakatan, termasuk Fatayat NU.
“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dalam program-program peningkatan pemberdayaan perempuan, generasi kualitas muda, serta penguatan ketahanan keluarga. Karena kami meyakini, kuatnya peran perempuan akan melahirkan masyarakat yang kuat, dan pada akhirnya mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri,” tandasnya.


























