google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0,DIRECT
Berita

Bupati Ketapang Sampaikan Terima Kasih dan Komitmen Pembangunan Saat Kunker ke Kecamatan Singkup

×

Bupati Ketapang Sampaikan Terima Kasih dan Komitmen Pembangunan Saat Kunker ke Kecamatan Singkup

Sebarkan artikel ini

Ketapang

HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S. STP. M. Si. sampaikan terima kasih dan komitmen pembangunan saat Kunjungan Kerja (Kunker) ke Desa Tanah Hitam, Kecamatan Singkup, Jumat (25/7/2025).

Saat tiba di Desa Tanah Hitam, Kecamatan Singkup, Bupati Alexander Wilyo langsung disambut secara adat, dengan memancung buluh muda. Usai acara penyambutan secara adat, Bupati Ketapang pun langsung meninjau posko pengobatan gratis; sekaligus menyerahkan bantuan berupa 2 unit kursi roda kepada dua warga Kecatan Singkup yang sangat membutuhkannya. Setelah itu, Bupati pun beranjak dari posko pengobatan gratis untuk menghadiri ritual adat bayar niat.

Scroll untuk baca artikel

Dalam sambutannya, Bupati Ketapang nyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan amanah dan kepercayaan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu.

Bupati Ketapang menegaskan bahwa kemenangan di Pilkada bukanlah kemenangan satu kelompok semata, melainkan kemenangan seluruh masyarakat Ketapang dari berbagai latar belakang etnis.

“Saya adalah Bupati milik seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang,” ujarnya untuk menegaskan komitmennya terhadap kepemimpinan yang adil dan merata.

Kunjungan ini juga menjadi ajang silaturahmi dengan warga dan tokoh adat, serta menjadi wadah menyampaikan program prioritas pembangunan. Fokus utama ke depan adalah perbaikan infrastruktur dasar, seperti jalan, listrik, jaringan internet, pendidikan, dan layanan kesehatan.

“Membangun Ketapang tidak bisa sendiri. Butuh gotong royong dari semua pihak, termasuk kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat,” tandasnya.

Bupati Ketapang juga mengajak seluruh Kepala Desa untuk proaktif mengusulkan perubahan status kawasan dari hutan menjadi Area Penggunaan Lain (APL) agar masyarakat dapat berkebun dan mengembangkan permukiman tanpa rasa waswas. Beliau berjanji akan memperjuangkan usulan tersebut ke Kementerian Kehutanan.