HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Sebanyak enam peserta dari Kabupaten Ketapang mengikuti pelatihan wasit esports Tier-C yang diselenggarakan oleh Akademi Esports Garudaku.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas wasit lokal agar siap memimpin pertandingan, baik di tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.
Enam peserta tersebut adalah Chorda Meyrio Tadong, Terry Irawan Noor, Ahmad Rasidi, Yusak Kristiandy, dan Faruk Gunawan dari Kecamatan Delta Pawan, serta Rahmad Ardianto dari Kecamatan Benua Kayong.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ketapang, Theo Bernadhi, menyambut baik keikutsertaan para peserta tersebut. Ia menilai pelatihan ini menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem olahraga yang utuh, tidak hanya berfokus pada atlet.
“Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas wasit-wasit kita, khususnya yang berasal dari Ketapang. Dengan lisensi yang diperoleh, ke depan mereka bisa memimpin pertandingan pada berbagai event, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional,” ujar Theo, Sabtu (12/7/2025).
Pelatihan yang berlangsung dalam rentang waktu pendaftaran 25 Juni hingga 14 Juli ini memuat materi pengenalan esports, public speaking, serta teknik dan regulasi perwasitan. Seluruh peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat lisensi resmi wasit Tier-C.
Theo juga menegaskan bahwa KONI Ketapang akan terus mendorong peningkatan kualitas SDM olahraga secara menyeluruh.
“Setelah wasit, kita juga akan mendorong pelatih untuk mengikuti pelatihan agar mampu membina atlet dengan ilmu yang lebih terstruktur. Dukungan juga akan terus kita berikan ke cabor-cabor lainnya, sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Kita ingin ekosistem olahraga Ketapang berkembang secara menyeluruh,” tambahnya.
Dengan pelatihan ini, Theo berharap Ketapang tak hanya mencetak atlet berprestasi, tapi juga memiliki wasit dan pelatih yang kompeten dan bersertifikat.
Sementara itu, Ketua Esport Kabupaten Ketapang
Suyanto, S.IP menyambut baik serta mengapresiasi dan berterimakasih atas dukungan dan pembinaan yang dilakukan oleh KONI Kabupaten Ketapang, khususnya kepada cabang Esports.
Suyanto menyebutkan bahwa dukungan pembinaan dari KONI sangat berarti dalam memajukan cabang olahraga yang kini tengah berkembang pesat tersebut. Salah satu bentuk nyata dukungan adalah penyelenggaraan pelatihan pelatih dan wasit bersertifikat nasional.
“Dengan hadirnya pelatih dan wasit berlisensi nasional, kami optimistis Esports Ketapang akan mampu melahirkan atlet-atlet profesional yang siap bersaing di level provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, ESI Ketapang menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kabupaten Ketapang sebagai salah satu pusat pengembangan esports terdepan di Kalimantan Barat.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan sinergi antarlembaga, diharapkan Ketapang dapat menjadi kiblat esports di Kalbar.


























