HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Tinggal menghitung hari, pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2025 akan segera dimulai.
Ajang ini sangat dinanti nanti oleh warga yang desanya ikut dalam pilkades serentak tahun ini.
Sudianto Calon Kades Sukabangun Dalam dengan nomor urut 4 misalkan terus melakukan sosialisasi kepada warga.
Diketahui, pria yang biasa disapa Anto ini menjadikan “Bebenah” dalam slogan sosialisasinya kepada warga.
Dia menilai selama ini Desa sukabangun dalam memang harus Bebenah, sebab selamaini banyak aspek yang belum disentuh.
Seperti Wisata Tanjung Bawang yang dulunya ramai dikunjung namun pada kenyataannya sekarang ini menjadi padang tekukur.
“Ini harus benar benar kita Benahi, agar wisata ini kembali seperti dulu, dan jika saya terpilih nantinya insyaallah ini kita kelola dengan baik dan benar, jika bisa kembali seperti dulu sudah tentu menghidupkan UMKM sekitar,” ungkapnya. Senin (9/5/2025).
Selain itu, dia menjelaskan terkait ketersedian air bersih melalui program CSR salah satu perusahaan, yang memang selama ini tidak difungsikan dengan baik.
” Depot air ini akan kita oftimalkan kedepannya, masalah air bersih ini sudah cukup lama kita mendengar keluhan keluhan warga, Depot air ini seakan isapan jempol belaka, tentu ini harus kita Benahi,” tuturnya.
Untuk itu ia akan membuka ruang siapapun nantinya yang akan memberikan masukan masukan terhadap pemerintah desa kedepannya akan didengar dan ini dipandang perlu.
Selama bersosialisasi dengan warga, dirinya juga mendapat keluhkesah dari para nelayan tradisional yang memang selama ini keluhan mereka jarang sekali didengar.
“Insyaallah kedepannya kita sama sama bergandengan tangan dengan warga nelayan, apasaja menjadi keluhan selama ini itu pasti kita jadikan prioritas,” tegasnya.
Dirinya juga mengingatkan tentang fardu qipayah, sudah semestinya pemerintah desa ikut terlibat dalam tatakelola minimal meringankan beban warga.
“Fardu Qipayah ini juga penting dalam sendi sendi kehidupan, semisalkan ada warga yang meninggal dunia Desa harus punya ruang untuk meringankan beban keluarga yang ditinggal,” harapnya.
Dalam sosialisasi, banyak juga warga berharap agar jalan lingkar sungai kakap pematang durian dapat dibuka aksesnya, jalan itu sangat penting untuk menuju pondok pesantren.
” warga juga berharap agar jalan lingkar sungai kakap pematang durian segera dibuka, ini juga menjadi perioritas kita kedepannya,” ucapnya.
Selain itu, warga berharap keterlibatan pemuda harus kembali diaktifkan sebab selama ini karang taruna persis seperti mati suri.
” dalam pembangunan untuk memajukan desa, pemuda sangat diperlukan ide ide dari mereka, mungkin selama ini tidak aktif, insyaallah kita akan bina pemuda pemuda yang ada serta memfasilitasi kegiatan kegiatan pemuda kedepannya,” tandasnya.


























