google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
google.com, pub-1184362097765165, DIRECT, f08c47fec0942fa0,DIRECT
Berita

27 Miliar Program PSR Replanting Distanakbun Ketapang Minim Informasi Menjadi Perbincangan Publik

×

27 Miliar Program PSR Replanting Distanakbun Ketapang Minim Informasi Menjadi Perbincangan Publik

Sebarkan artikel ini

Ketapang

HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau Replanting adalah Program Pemerintah, yang bertujuan untuk membantu perkebunan sawit rakyat. Program ini menjadi fokus utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Khusus di kabupaten ketapang, pengalokasian bantuan tersebut minim informasi sehingga menimbulkan kecurigaan.

Scroll untuk baca artikel

Dimana Kabupaten Ketapang, Tahun 2020 s/d 2022 mendapatkan dana bantuan sebesar Rp 27 miliar lebih, dengan luas lahan 927 hektar jumlah pekebun 394 orang, dan 8 lembaga pekebun.

Anehnya, dalam penelusuran 394 orang yang mendapat bantuan tidak diketahui. Sehingga sebaran 927 hektar itu menjadi perbincangan di publik.

Diketahui, kegiatan PSR ini tidak hanya terjadi di satu daerah seperti Kabupaten Ketapang. Namun, kegiatan ini juga terjadi di berbagai wilayah di delapan kabupaten se- Kalimantan Barat. Mencapai Rp 293 miliar.

Saat dikonfirmasi Sekretaris Dinas Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Kabupaten Ketapang, Humaidi tidak memberikan jawaban, namun mengarahkan agar langsung kebidang perkebunan.

” baiknya bapak kebidang perkebunan saja,” jawabnya via Whatsapp Rabu (4/6/2025).

Terkait program peremajaan sawit rakyat / Replanting pada tahun 2020 sampai dengan 2022, di akui Hunaidi bahwa pada saat itu dirinya menjabat sebagai PJ Kapala Bidang Perkebunan.

“Sementara saja,” jelasnya.

Pada saat Hendak mengkonfirmasi Kepala Bidang Perkebunan yang sekarang Ridwan awak media diberitahukan salah satu staff, bahwa Kabidnya sedang cuti dan akan masuk kembali pada hari selasa (10/6/2025).

“Selasa pak ridwan sudah masuk kantor,” ujar salah satu staf yang ditemui media ini.