HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Sebanyak 41 desa di Kabupaten Ketapang bersiap menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 2025.
Penyebarannya mencakup 14 kecamatan, menjadikan ajang ini salah satu momentum demokrasi lokal paling dinantikan tahun ini.
Satu diantara Desa yang bakal bersiap menggelar Pilkades adalah Desa Sukabangun Dalam, yang diikuti 5 kandidat.
5 kandidat yang bakal memperebutkan kursi panas Kepala Desa Sukabangun Dalam saling beradu gagasan dan tebar baleho pengenalan diri.
Warga berharap, siapapun terpilihnya nanti menjadi Kades agar bisa membawa Desa Sukabangun dalam kearah yang lebih baik dan penggunaan anggaran dikelola dengan transfaran.
Satu diantara warga sukabangun dalam yang ikut partisipasi dalam artikel publik ini, Ruzi menjelaskan bahwa sukabangun dalam memiliki potensi pendapatan asli desa jika dikelola dengan baik dan benar.
” salah satunya potensi wisata, berharap Kades yang baru nantinya bisa mengembangkan potensi ini, sebab wisata itu dulunya pernah ada namun tidak dikelola dengan benar sehingga menjadi terbengkalai,” ungkapnya.
Lanjut Ruzi, selain wisata potensi besar lainnya seperti kegiatan nelayan, sebab mayoritas penduduk berpenghasilan dari sumber nelayan, dirinya juga berharap agar ada kontribusi besar pengelolaan nelayan oleh pihak desa.
” Selama ini kami melihat, nelayan nelayan tradisional seakan tidak mendapat perhatian dari pemerintah desa, banyak keluhan keluhan nelayan yang selama ini tidak diperhatikan,” ujarnya.
Selain itu, masalah air bersih yang menjadi bayangan hitam yang dirasakan warga sukabangun dalam, menurut Ruzi, ini bukan masalah yang harus didiamkan, selama ini pembahasan air bersih hanya sebatas ilusi semata.
” semoga Kades baru nanti bisa menyelesaikan permasalahan yang selama ini tidak diperhatikan, harapan kami, semoga kades yang baru dapat berbenah agar Desa Sukabangun Dalam ini menjadi Desa yang maju, Bersih dan berintegritas,” tukasnya.


























