HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Ratusan Buruh Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (Kenanga Mill) PT. Kencana Graha Permai (Sinarmas) melakukan protes terhadap pihak management karena melakukan perubahan jam kerja terhadap karyawan tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu.
informasi yang diterima media ini, protes tersebut dikarenakan adanya perubahan jam kerja yang mengharuskan sebagian pekerja untuk masuk kerja lebih siang dan pulangnya lebih malam. Senin,(21/04/2025).
Protes yang dilakukan oleh pekerja yaitu dengan melakukan tidak masuk kedalam area pabrik pengolahan kelapa sawit atau berdiam diri diluar area pabrik.
Karyawan menilai, bahwa keputusan management dengan mengubah waktu masuk kerja sudah tidak wajar.
“Semula masuk kerja pukul 07:00 pagi dirubah menjadi pukul 09:00. Dimana karyawan sudah terbiasa berangkat pagi – pagi dengan membawa semangat untuk kerja yang masih mengebu – gebu harus menunggu waktu menjelang siang untuk berangkat kerja,” ungkap salah seorang karyawan.
Menanggapi hal tersebut, Rudy ketua PUK SPPK FSPMI PT. Kencana Graha Permai (Sinarmas) (Kenanga Mill) merasa heran dengan keputusan management yang merubah waktu kerja dengan tidak mensosialisasikan terlebih dahulu.
“Kenapa harus ada perubahan jam kerja yang baru, dimana waktu jam kerja sebelumnya sudah dinilai sangat efektif, atau mungkin pihak perusahaan secara perlahan – lahan sedang melakukan penghematan anggaran karena mungkin sedang mengalami kerugian dan kami berharap kepada management agar lebih kondusif untuk Jam kerja di kembalikan seperti semula demi kebaikan semua pekerja,” tandasnya.
Untuk dimetahui, PT Kencana Graha Permai (Sinarmas) berdomisili di Desa Randai, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.


























