HARIANTRIBUANA.CO, Ketapang – Pemerintah bersama para pemangku kepentingan sektor pertanian melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak pada Kuartal I Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat terwujudnya swasembada jagung nasional.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si Mengikuti Langsung Kegiatan penanaman serentak ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, kelompok tani, penyuluh pertanian, hingga masyarakat. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu meningkatkan luas tanam serta produktivitas jagung di berbagai wilayah sentra pertanian. Bertempat di Desa Layak Kumang, Sabtu (07/03/2026).
Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan nasional, khususnya komoditas jagung yang memiliki peran penting sebagai bahan baku pakan ternak serta kebutuhan industri pangan.
Melalui penanaman jagung serentak pada awal tahun 2026 ini, diharapkan produksi jagung nasional dapat meningkat secara signifikan. Selain itu, program ini juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani dengan mendorong optimalisasi lahan pertanian dan penerapan teknologi budidaya yang lebih modern.
Para petani menyambut baik kegiatan ini karena memberikan semangat baru dalam meningkatkan hasil panen serta memperkuat posisi sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional.
Dengan semangat kolaborasi dan kerja bersama, penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 diharapkan menjadi langkah nyata menuju kemandirian dan kedaulatan pangan Indonesia, khususnya dalam komoditas jagung.


























